Thursday, May 16, 2013

PASUNG JIWA

PERINGATAN 15 TAHUN REFORMASI
SASTRA DAN SENI UNTUK KEBEBASAN


Peringatan 15 Tahun Reformasi menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali merefleksikan kondisi bangsa kita saat ini. Yayasan Muara, sebuah organisasi nirlaba yang bergerak dalam bidang pendidikan dan budaya untuk mewujudkan nilai-nilai kemanusiaan dan kebebasan akan menyelenggarakan serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati 15 tahun Reformasi dengan tema "Sastra dan Seni untuk Kebebasan". Acara ini diselenggarakan di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, 15 Mei 2013.


Acara peringatan 15 Tahun Reformasi ini juga bertepatan dengan peluncuran novel terbaru Okky Madasari, yang berjudul Pasung Jiwa. Sama dengan tiga novel sebelumnya, Pasung Jiwa tetap akan mengusung isu-isu kemanusiaan dan menyuarakan ketidakadilan dalam masyarakat.




"Pasung Jiwa mempertanyakan soal kebebasan individu dalam rentang periode sebelum reformasi dan sesudah reformasi. Dalam novel tersebut, dihadirkan fakta-fakta diskriminasi dan ketidakadilan yang dialami warga negara dengan beragam latar belakang," kata Okky.



"Seluruh hidupku adalah perangkap"




Teater yang diangkat dari novel Okky Madasari ini dihadirkan di atas panggung oleh seniman-seniman teater yang sudah malang-melintang dalam bidang seni pertunjukan. 
Disutradarai Herry W. Nugroho dan R. Tono yang ditempa Bengkel Teater Rendra, Pasung Jiwa sebagai karya sastra diterjemahkan menjadi pertunjukan yang memikat. Pemain teaternya antara lain Maryam Supraba, bintang film Kisah 3 Titik, sekaligus putri bungu W.S Rendra.









No comments:

Post a Comment